Kelila, Mamberamo Tengah – Kedekatan polisi dengan masyarakat tidak hanya terbangun melalui patroli keamanan, tetapi juga melalui kesediaan mendengarkan keluhan warga dan membantu mencari jalan keluar ketika persoalan muncul di tengah kehidupan bermasyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan Polsek Kelila melalui upaya mediasi terkait permasalahan penahanan kunci mobil yang dilaporkan oleh Gulid Wanimbo, Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Polsek Kelila itu menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan melalui komunikasi dan dialog.
Mediasi dipimpin Kasium Polsek Kelila, Aiptu Ridwan Kharie, dengan mempertemukan pelapor dan pihak terlapor untuk membicarakan persoalan yang terjadi. Kedua pihak diberikan ruang untuk menyampaikan keterangan dan mencari titik temu guna menghindari kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan persoalan berkepanjangan.
Melalui pendekatan persuasif, polisi berupaya membangun komunikasi yang baik agar setiap persoalan dapat dibicarakan secara terbuka dengan mengedepankan sikap saling menghormati. Kehadiran personel Polsek Kelila tidak semata-mata sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang siap membantu ketika warga membutuhkan penyelesaian atas persoalan yang dihadapi.
Dari hasil mediasi, kedua pihak sepakat untuk melanjutkan penyelesaian permasalahan tersebut pada 13 Desember 2026. Kesepakatan ini menjadi langkah awal untuk menjaga komunikasi antara kedua belah pihak agar proses penyelesaian dapat berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kelila menegaskan pentingnya pendekatan yang humanis dalam pelayanan kepolisian. Dengan membuka ruang dialog dan mendengarkan persoalan warga, polisi berupaya menjaga hubungan yang harmonis sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif.(RA).
Leave a comment