Mamberamo Tengah – Kepolisian tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengambil bagian dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak, saling menghargai, dan peduli terhadap sesama. Semangat inilah yang diwujudkan Polres Mamberamo Tengah melalui kegiatan Minggu Kasih di Jemaat GKI Kairos Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, Minggu (18/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kabag Log Polres Mamberamo Tengah, AKP Ihaka Markus Imoliana, S.H., hadir mewakili Kapolres Mamberamo Tengah untuk menyampaikan sosialisasi tentang pencegahan perundungan atau bullying kepada pemuda, anak-anak, dan remaja Jemaat GKI Kairos Kobakma. Dengan pendekatan yang bersahabat dan penuh keakraban, ia mengajak generasi muda menjadikan kasih, persaudaraan, dan rasa hormat sebagai landasan dalam membangun hubungan dengan sesama.
Mengusung pesan “Stop Perundungan/Bullying”, sosialisasi ini menekankan bahwa setiap anak memiliki hak untuk merasa aman, diterima, dan dihargai. Para peserta diberikan pemahaman mengenai empat bentuk perundungan, yaitu fisik, verbal, sosial, dan daring (cyberbullying). Tindakan memukul, mengejek, menghina kondisi fisik, mengucilkan teman, menyebarkan gosip, hingga mempermalukan seseorang melalui media sosial merupakan perilaku yang harus dihindari.
Dalam penyampaian materinya, AKP Ihaka Markus Imoliana mengajak pemuda, anak-anak, dan remaja untuk lebih bijak dalam berbicara maupun bertindak. Candaan yang merendahkan orang lain bukanlah bentuk persahabatan, sementara keberanian untuk membela teman yang menjadi korban perundungan merupakan wujud kepedulian yang patut ditanamkan sejak dini. Pesan ini menjadi pengingat bahwa setiap perkataan dan tindakan memiliki dampak terhadap perasaan serta kehidupan orang lain.
Kegiatan Minggu Kasih tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Para pemuda, anak-anak, dan remaja Jemaat GKI Kairos Kobakma mengikuti penyampaian materi dengan harapan pesan pencegahan perundungan dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, gereja, maupun dalam pergaulan di tengah masyarakat.
Usai penyampaian materi yang berakhir pada pukul 08.30 WIT, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Dalam kesempatan tersebut, Kabag Log Polres Mamberamo Tengah bersama para peserta turut didampingi oleh Pdt. Samuel Hesegem, S.Th., S.Si.,Teol., selaku Ketua Majelis Jemaat GKI Kairos Kobakma. Kebersamaan ini menjadi gambaran sinergi antara Polri dan pihak gereja dalam mendukung pembinaan karakter serta perlindungan generasi muda dari perilaku perundungan.
Melalui program Minggu Kasih, Polres Mamberamo Tengah menegaskan bahwa menjaga keamanan juga berarti merawat hubungan antarmanusia, menumbuhkan kepedulian, dan mencegah perilaku yang dapat melukai sesama. Diharapkan, anak-anak dan remaja di Kobakma tumbuh menjadi generasi yang menghormati perbedaan, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjadi pembawa damai di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat.
Karena lingkungan yang damai dimulai dari hati yang penuh kasih, perkataan yang membangun, dan tindakan yang menghargai sesama.(RA).
Leave a comment