Eragayam – Polsek Kelila bergerak cepat menindaklanjuti laporan terkait insiden penganiayaan, pengancaman, dan pengrusakan yang terjadi di Puskesmas Yabendili, Desa Yabendili, Distrik Eragayam Kabupaten Mamberamo Tengah Provinsi Papua Pegunungan ,pada Rabu (15/4/2026).
Kapolsek Kelila, Iptu A. Boikaway, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Kepala Puskesmas Yabendili, Merryori Manufandu, sekitar pukul 09.30 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Kelila segera melakukan koordinasi dengan unsur TNI, yaitu Danramil Kelila dan personel Satgas 521, guna penanganan bersama di lokasi kejadian.
Sekitar pukul 13.30 WIT, dilaksanakan apel gabungan TNI/Polri sebagai bentuk kesiapan personel sebelum bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, pada pukul 14.00 WIT, tim gabungan tiba di TKP dan langsung melakukan langkah-langkah pengamanan serta pengecekan terhadap korban dan kondisi di lapangan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami trauma akibat tindakan pengancaman yang dilakukan oleh pelaku berinisial DK (30), yang merupakan petugas keamanan di Puskesmas tersebut. Selain itu, korban juga mengalami kerugian materi berupa satu unit handphone dan satu unit laptop.
Dari keterangan sementara, kejadian dipicu oleh tuntutan pelaku terkait pembayaran gaji honor yang belum terpenuhi. Pelaku kemudian melakukan tindakan pengancaman di dalam ruangan Kepala Puskesmas dengan memukul meja menggunakan kayu, yang mengakibatkan kerusakan barang milik korban. Pelaku juga sempat mengambil laptop milik korban.
Upaya pencegahan sempat dilakukan oleh saksi berinisial FR(29) yang berada di lokasi dengan melerai dan mengusir pelaku keluar dari area Puskesmas. Namun demikian, pelaku yang masih dalam kondisi emosi melanjutkan aksinya dengan melakukan pengrusakan terhadap fasilitas Puskesmas, di antaranya memecahkan kaca dan merusak ruangan Kepala Puskesmas.
Tidak hanya itu, pelaku juga melakukan pengrusakan pada rumah dinas Kepala Puskesmas dengan melempar bagian belakang rumah menggunakan batu hingga menyebabkan kaca jendela pecah.
Setelah situasi berhasil diamankan, tim gabungan TNI/Polri membawa korban ke Mapolsek Kelila untuk dimintai keterangan lebih lanjut dalam rangka proses penyelidikan. Hingga pukul 15.00 WIT, seluruh rangkaian kegiatan penanganan di lokasi telah berjalan dengan aman dan kondusif.
Polsek Kelila menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus ini serta mengambil langkah-langkah penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Leave a comment